Resensi : Persahabatan 5 Hantu Anak Laki-Laki Keturunan Belanda dengan Perempuan Pribumi

 Tugas 2 Resensi

Nama: Yasmine Friza Aqilla

Kelas: XI KBC / 08

Persahabatan 5 Hantu Anak Laki-Laki Keturunan Belanda dengan Perempuan Pribumi

 

 

Judul Buku: Gerbang Dialog Danur

Penulis Buku: Risa Saraswati

Penerbit Buku: Bukune

Kota Terbit: Jakarta Selatan

Cetakan: Kedua

Tebal Buku: 238 halaman

ISBN: 602-220-150-0

 



 

          Gerbang Dialog Danur adalah karya pertama dari penulis genre horor terkenal, yaitu Risa Saraswati. Risa Saraswati adalah seseorang yang lahir pada 24 Februari 1985 di kota yang disebut Paris Van Java. Risa Saraswati ini adalah seseorang yang memiliki banyak talenta. Dia adalah seorang youtuber, penulis, penyanyi, dan seorang Pegawai Negeri Sipil di Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kota Bandung Jawa Barat.

          Risa Saraswati adalah anak pertama dari pasangan Iman Sumantri dan Elly R Sumantri. Dia memiliki adik yang bernama Riana Rizky yang sekarang menjadi rekan kerjanya di channel youtubenya yang bernama Jurnal Risa. Risa Saraswati memiliki banyak pengikut di channel youtubenya yang membahas hal-hal horror. Hingga saat ini Risa Sarawati mendapati sebanyak 5,81 juta orang yang mengikutinya.

 

 

          Risa Saraswati adalah seseorang yang memiliki sebuah kelebihan yang tidak dimiliki oleh banyak orang, yaitu melihat sesuatu yang tak kasat mata. Pada novel “Gerbang Dialog Danur” ini Risa saraswati menceritakan bagaimana dia bisa bertemu dan bersahabat dengan lima anak laki-laki dari Belanda.

          Lima anak laki-laki Belanda ini bernama Peter, William, Hans, Hendrick, dan Janshen. Sahabat pertama Risa adalah Peter seseorang anak laki-laki keturunan Belanda berambut pirang yang berkenalan dengan Risa dengan cara mengaku sebagai tetangga baru di sebelah komplek rumah Risa. Setelah perkenalanya dengan Peter barulah Risa mengenal William, Hendrick, Hans, dan Janshen.

          Setelah pertemuan pertamanya dengan Peter, Risa selalu hidup berdampingan dengan sahabat-sahabatnya tersebut selama satu tahun. Selama satu tahun itu Risa masih berfikir bahwa sahabat-sahabatnya adalah anak komplek perumahan sebelah. Setelah itu Risa menyadari bahwa mereka bukanlah manusia melainkan hantu, ketika Risa melihat teman-temanya meraung-raung kesakitan dengan bercak darah dibaju mereka dan kepala mereka yang jatuh terpisah dari baju lusuhnya.

          Namun setelah melihat hal tersebut Risa tidak takut, namun ia merasakan rasa iba dan rasa kasih sayang yang begitu dalam. Terkadang Risa merasa bahwa ia sedang berkhayal, namun semua hal yang telah dilewati terasa telalu nyata untuk hanya disebut sebagai khayalan.  Semenjak itu hubungan mereka semakin dekat, hingga tidak ada lagi rahasia diantara mereka berenam.

          Seluruh rahasia saling mereka bagikan satu sama lain, tidak terkecuali dengan kisah-kisah mereka saat masih hidup dulu. Awalnya sahabat-sahabat Risa ini tidak pernah secara lugas menceritakan secara detail mengenai kisah- kisah mereka, namun dengan berjalanya waktu mereka bersama satu per satu cerita mereka bermunculan dan Risa sebagai pendengar yang baik diantara mereka akan selalu mendengarkan cerita kelima sahabatnya tersebut.

          Karena kecintaan Risa terhadap sahabat-sahabatnya, ia pernah berfikir untuk menjalani hari bersama kelima sahabatnya tersebut selamanya. Segala cara telah Risa lakukan namun itu tidak berhasil untuk membuatnya berada di dunia yag sama dengan sahabat-sahabatnya. Risa menyadari bahwa persahabatan yang mereka jalani akan mengalami sebuah akhir. Mereka akan tetap menjadi anak kecil yang polos, lugu, jahitl, dan tidak pernah tumbuh dewasa. Sedangkan Risa akan terus tumbuh menjadi seseorang yang dewasa.

          Hingga sekarang, saat Risa sudah beranjak dewasa Peter dan teman-temanya masih mengisi hidup Risa dengan canda tawa mereka meskipun mereka sempat terpisah. Namun sekarang mereka selalu ada dimanapun dan kapanpun. Saat itulah Risa menganggap bahwa ini adalah awal dari kehidupan yang sebenarnya. Tidak ada warna yang suram dalam hidupnya, melainkan hanya ada warna-warna cerah yang terkandung di dalam kehidupanya. Karena Risa telah menyadari bahwa dia adalah seseorang yang sangat beruntung karena telah memiliki gerbang dialog dengan makhluk-makhluk dari dunia lain dan Risa mencoba untuk membuka mata hati dan meyakinkanya bahwa ia bisa menggunakanya untuk membantu mereka yang tidak bisa orang lain lihat.

 

          Dibandingkan novel horor lainya, novel ini akan sangat menarik, karena membahas persahabatan dari manusia dan hantu. Karena, biasanya novel-novel horror lainya akan membahas tentang betepa menakutkan dan menggangungunya hantu dalam kehidupan manusia, sedangankan di novel ini kita dilihatkan sisi berbeda tentang hantu.  Cover dari buku ini juga sangat menarik karena menampilkan gambaran dari lima sahabat Risa yang tidak dapat kita lihat. Jadi, bagi seseorang yang penasaran dengan bagaimana paras menawan dari sahabat-sahabat Risa maka ia bisa mendapatkan gambaranya ketika melihat cover bukunya. Tidak hanya isi dan covernya saja yang bagus, Bahasa yang digunakan oleh Risa dalam novel “ Gerbang Dialog Danur ” ini sangat indah, sehingga kita sebagai pembaca bisa merasakan apa yang telah kita baca. Kita bisa ikut sedih, senang, sayang, kasihan, takut, dan lainnya.

 

          Risa adalah seseorang yang lahir di Bandung, maka pada novel “ Gerbang Dialog Danur ”  pasti ia akan menambahkan atau menggunakan beberapa kata dari bahasa Sunda. Hal itu cukup membingungkan dan cukup susah untuk dipahami bagi orang yang tidak berasal dari Bandung. Adapula beberapa halaman yang kosong atau tidak terisi oleh apapun baik tulisan ataupun gambar. Hal tersebut akan terlihat sepi dan membingungkan.

 

          Novel “ Gerbang Dialog Danur ” ini sangat menarik, karena novel ini menceritakan tentang persahabatan seorang manusia dan beberapa hantu. Jadi bagi pencinta horor buku ini akan sangat bagus, begitupula untuk orang yang tidak suka horor buku ini juga akan bagus karena isi dari novel ini tidak ada hal yang menakutkan sehingga membuat pembacanya takut, namun novel ini justru menceritakan bagaimana hantu tersebut yang awalnya manusia baik seperti kita kemudian berubah menjadi hantu yang jahat. Buku ini meyakinkan dan menjelaskan bahwa setiap perubahan pada hantu atau setiap kejahatan yang dilakukan oleh hantu pasti memiliki alasan. Pasti mereka telah mengalami sesuatu yang berat sehingga mengubah mereka menjadi hantu yang jahat.

          Novel ini banyak memberikan kita sebuah pelajaran dan motivasi. Terutama untuk orang-orang yang sedang depresi atau seseorang yang menginginkan untuk bunuh diri. Buku ini dapat menyadarkan kita bahwa bunuh diri itu tidak menyelesaikan masalah, namun akan memperumit masalah. Di buku ini juga dijelaskan berapa menyakitkannya kehidupan ghaib seseorang yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Mereka meminta tolong, menangis, dan menyesal karena telah mengakhiri hidupnya sendiri. Oleh karena itu kita harus membaca novel ini karena novel ini sangat bagus, seru, menarik dan memiliki banyak pelajaran hidup yang dapat diambil.

 

 

Komentar

Postingan Populer